Malaikat Dalam Jama’ah Dzikir

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ (30) نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآَخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ (31) نُزُلًا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ (32) وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

31. kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.

32. sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( Surat Fush shilat ayat 30-32).

‏حَدَّثَنَا ‏ ‏قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ ‏ ‏حَدَّثَنَا ‏ ‏جَرِيرٌ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏الْأَعْمَشِ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏أَبِي صَالِحٍ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏أَبِي هُرَيْرَةَ ‏ ‏قَالَ ‏‏قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏إِنَّ لِلَّهِ مَلَائِكَةً يَطُوفُونَ فِي الطُّرُقِ يَلْتَمِسُونَ أَهْلَ الذِّكْرِ فَإِذَا وَجَدُوا قَوْمًا يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَنَادَوْا هَلُمُّوا إِلَى حَاجَتِكُمْ قَالَ فَيَحُفُّونَهُمْ بِأَجْنِحَتِهِمْ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا قَالَ فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ مِنْهُمْ مَا يَقُولُ عِبَادِي قَالُوا يَقُولُونَ يُسَبِّحُونَكَ وَيُكَبِّرُونَكَ وَيَحْمَدُونَكَ وَيُمَجِّدُونَكَ قَالَ فَيَقُولُ هَلْ رَأَوْنِي قَالَ فَيَقُولُونَ لَا وَاللَّهِ مَا رَأَوْكَ قَالَ فَيَقُولُ وَكَيْفَ لَوْ رَأَوْنِي قَالَ يَقُولُونَ لَوْ رَأَوْكَ كَانُوا أَشَدَّ لَكَ عِبَادَةً وَأَشَدَّ لَكَ تَمْجِيدًا وَتَحْمِيدًا وَأَكْثَرَ لَكَ تَسْبِيحًا قَالَ يَقُولُ فَمَا يَسْأَلُونِي قَالَ يَسْأَلُونَكَ الْجَنَّةَ قَالَ يَقُولُ وَهَلْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ مَا رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُ فَكَيْفَ لَوْ أَنَّهُمْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَوْ أَنَّهُمْ رَأَوْهَا كَانُوا أَشَدَّ عَلَيْهَا حِرْصًا وَأَشَدَّ لَهَا طَلَبًا وَأَعْظَمَ فِيهَا رَغْبَةً قَالَ فَمِمَّ يَتَعَوَّذُونَ قَالَ يَقُولُونَ مِنْ النَّارِ قَالَ يَقُولُ وَهَلْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ مَا رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُ فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْهَا قَالَ يَقُولُونَ لَوْ رَأَوْهَا كَانُوا أَشَدَّ مِنْهَا فِرَارًا وَأَشَدَّ لَهَا مَخَافَةً قَالَ فَيَقُولُ فَأُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ قَالَ يَقُولُ مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ فِيهِمْ فُلَانٌ لَيْسَ مِنْهُمْ إِنَّمَا جَاءَ لِحَاجَةٍ قَالَ هُمْ الْجُلَسَاءُ لَا يَشْقَى بِهِمْ جَلِيسُهُمْ ‏‏رَوَاهُ ‏ ‏شُعْبَةُ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏الْأَعْمَشِ ‏ ‏وَلَمْ يَرْفَعْهُ ‏ ‏وَرَوَاهُ ‏ ‏سُهَيْلٌ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏أَبِيهِ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏أَبِي هُرَيْرَةَ ‏ ‏عَنْ النَّبِيِّ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏(رواه البخاري)

Telah bercerita kepadaku Qutaibah bin Sa’id, telah bercerita kepadaku Jarir dari al A’masy dari Abiy Shalih dari Abiy Hurairah ia berkata: telah bersabda Rasulullah saw : “sesungguhnya Allah memliki malaikat yang berkeliling dijalan jalan untuk mencari Ahlu dzikir maka bila mendapatkan suatu jamaah/kaum yang berdzikr kepada Allah maka berserulah ia : “ayolah kepada hajad kalian .” beliau  bersabda: “ maka mereka menaungi jamaah itu dengan sayap mereka hingga (memenuhi) ke langit dunia. Maka bertanyalah Tuhan mereka walaupun sudah lebih tahu dari pada mereka: “apa yang dibaca hamba Ku?” (malaikat) berkata: “mereka memahasucikan Mu, mengagungkan Mu, memuji Mu dan menyanjung Mu.” (Allah) bertanya: “apakah mereka melihat Ku?” (malaikat) berkata: “Demi Allah tidak.” (Allah) berfirman: “ bagaimana bila mereka melihat Ku?” (malaikat) menjawab: “andaikata mereka melihat maka akan sangat bersemangat dan akan sangat keras  menuntut (amal shalih).”  (Allah) bertanya: “apa permintaannya kepada Ku?”  (malaikat) berkata: “mereka memohon surga Mu.”   (Allah) bertanya: “apakah mereka sudah melihat nya?” (malaikat) berkata: “Demi Allah tidak.” (Allah) berfirman: “ bagaimana bila mereka melihat nya?” (malaikat) menjawab: “andaikata mereka melihat maka akan sangat bersemangat mencapainya dan sagat besar harapannya.”  ).”  (Allah) bertanya: “perlindungan dari apa  yang mereka minta kepada Ku?”  (malaikat) berkata: “mereka mohon perlindungan dari neraka Mu.”   (Allah) bertanya: “apakah mereka sudah melihat nya?” (malaikat) berkata: “Demi Allah tidak.” (Allah) berfirman: “ bagaimana bila mereka melihat nya?” (malaikat) menjawab: “andaikata mereka melihat maka akan berlari dengan cepat  dan akan sangat takutnya.”  (Allah) berirman: “maka bersaksilah kalian sungguh Aku telah mengampuni mereka.” (malaikat) berkata: tetapi dalamjamaah itu ada si Fulan yang bukan jama’ah itu, sungguh ia itu datang hanya untuk kepentingannya sendiri.” (Allah) berirman: “mereka yang ada dalam majlis itu tidak akan celaka karenanya.” Riwayat Syu’bah dari al A’masy ditambah dan tidak akan diangkatnya, dan diriwayatkan oleh Suhail dari Bapaknya, dari Abiy Hurairah, dari Nabi saw. (Hr. Bukhari).

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s