Syarat Pertolongan Allah

Firman Allah SWT:

لَنْ تَرْضَى يَهُوْدُ وَلأ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَالَكَ مِنَ اللهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلآ نَصِيْرٍ (سورة البقرة 120)

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Surat Al Baqarah 120). Melalui Ayat ini Allah SWT mengungkapkan sifat dan perilaku orang orang Yahudi dan Nasrani yang sebenarnya dibalik sifat kasih-sayang, keramahan dan kegiatan kemanusiaan mereka.

Yahudi adalah bangsa/Bani Israel, disebut Bani Israel karena mereka itu berasal dari keturunan Israel yaitu gelar Nabi Ya’kup as. Allah SWT mengutus banyak nabi kepada Bani Israel itu karena kejahatan dan kekafiran mereka, namun para nabi itu mereka musuhi bahkan mereka bunuh. Contoh murid Nabi Isa as bernama Yudas Iskariot yang berkhianat kepada Nabi Isa dan bersekutu dengan musuh sehingga mau menunjukkan tempat persembunyian Nabi Isa as.

Karena itu Bani Israel tidak banyak yang menjadi pengikut Nabi Isa as, mereka mengikuti ajaran nabi terdahulu yaitu Nabi Musa as, namun ajarannya telah banyak diputar balikkan dan dipalsukan. Ketika Nabi Muhammad saw di utus Allah, mereka juga suka berkhianat terhadap perjanjian yang telah disepakati dan bergabung dengan kaum kafir untuk memusuhi Islam.

Nashrani adalah umat Nabi Isa as, yang diutus kepada Bani Israel, sesudah Nabi Isa as diangkat ke langit, mereka memalsukan kitab injil, dan membuat hukum hukum berdasarkan pikiran mereka sendiri. Dr. Syaikh Yusuf Qardhawy dalam buku Al Halalu wal Haramu fil Islam menulis : para biarawan Masehi telah mencapai tingkat ketinggian dalam membuat hukum pengharaman pada Abad Pertengahan, dan mencapai puncaknya ketika pengharaman hal-hal yang baik oleh orang-orang biarawan yang mencapai ribuan orang , bahkan sebagian dari mereka membersihkan 2 kaki orang dosa, dan masuk ke kamar mandi tanpa rasa bersalah dan penyesalan. Hal ini masih terus dilakukan orang-orang Kristen yang mengklaim bahwa Kristus memberikan idzin murid-muridnya ketika mereka naik ke langit – memberikan mandat agar mereka menghalalkan dan mengharamkan menurut apa yang mereka mau, seperti yang dinyatakan dalam Matius 18:18: (Aku berkata kepadamu, semua yang dilarang di bumi adalah menjadi larangan di langit, dan segala sesuatu di bumi adalah telah terlarut di langit dan setiap yang dibolehkan di bumi jadilah hal dibolehkan di langit).

Ayat diatas mengingatkan agar kita teguh memeluk Islam, jangan kita tukar iman dan taqwa kita dengan kenikmatan duniawi sebagaimana mereka tawarkan yang nilainya hanya seumpama sayap lalat bila dibandingkan dengan kenikmatan akhirat. Sebab mereka belum akan puas sehingga umat Islam mengikuti dan mengkonversi agama mereka. Sebuah media Ar Ribat menulis berita bahwa Khalid Nashiry Menteri Komunikasi Maroko mengatakan, bahwa Maroko akan bertindak “keras” terhadap “semua orang yang memanipulasi nilai-nilai agama”, dan berbicara tentang deportasi dari sekitar dua puluh kegiatan misionaris asing yang dituduh sebagai aksi pemurtadan. Nashiry menyatakan bahwa kekejaman ini juga akan berhadapan dengan kaum muslimin yang memiliki panggilan jihad Salafi dan Shi’ism, dan sekitar 137 rumah untuk mengajarkan Al Qur’an tersebar luas di Maroko yang menjalankan praktik sesuai Islam yang berlaku.

Nashiry menanggapi kritikan yang disampaikan oleh Aubn Dauri dari organisasi penginjil internasional non-pemerintah evangelis Brocsantep yang menyatakan kekhawatiran mengenai deportasi para misionaris, yang dituduh melakukan kegiatan misionaris di Maroko. Aubn Dauri mengatakan bahwa sekitar dua puluh orang yang dideportasi, termasuk pasangan dan anak angkat Holandia dan Inggris, dan ia bertanya dalam sebuah pernyataan, apakah Maroko sudah punya komitmen untuk mencapai keterbukaan dan menghargai hak asasi manusia? Dan Nashiry menganalisa pertanyaan ini terlalu sempit karena kita memiliki mata untuk melihat dan pikiran untuk berpikir mereka tahu bahwa Maroko adalah dan akan tetap menjadi wilayah keterbukaan dan toleransi. Dan ia menambahkan: Gereja memiliki tempat yang baik di Maroko dan menjalankan agama Kristen yang mereka percaya dijamin secara bebas, ia juga menekankan bahwa deportasi tidak terkait dengan praktek tersembunyi dari kegiatan misionaris Kristen, tapi berkaitan dengan aktifitas kemanusiaan. Ar Ribat mengatakan bahwa orang-orang yang telah dideportasi memanfaatkan kerapuhan kondisi ekonomi dan sosial dari orang-orang miskin yang lebih berbahaya karena telah mengeksploitasi anak-anak yang masih murni di usia yang sangat muda, dalam rangka untuk memurtadkan dari agama mereka dan mengkonversi mereka semua di bawah kedok amal kemanusiaan, khususnya melalui panti asuhan. Rakyat dan umat selalu dalam posisi yang lemah, karena itu bila terjadi pemurtadan dan pemimpin rakyat Allah SWT akan meminta pertanggung jawaban pemimpinnya, dalam hal ini Pemerintah yang memegang wewenang dan kekuasaan, bagaimana ia melindungi akidah dan agamanya rakyatnya agar tidak menjadi murtad karena bujukan dengan kedok kemanusiaan. Syarat pertolongan Allah SWT adalah menjaga keselamatan akidah dan agama umat ini bilamana hal ini diabaikan maka di akhir ayat ini Allah SWT memperingatkan bahwa akan terjadi malapeka dan bencana kemudian Allah tidak akan melindungi dan tidak akan memberikan pertolonganNya. Referensi : Syarqul Aushath.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s